Separuh Detik Sebelum Jatuh

Aku tahu mimpi tidak dekat dengan kenyataan,
Tapi kadang aku menukarnya karena ekspektasiku rendah,
Toleran dengan sisi ganda.

Sayang sekali aku belum menunjukkan sisiku yang lain.
Koin di lempar—
Hasilnya adalah apa yang kulihat sebelum mendarat.

Aku mendapatkan apa yang aku inginkan,
Bahkan jika mungkin itu bukan saat yang paling mendesak.
Aku harus tahu jalanku,
Bukan yang lebih lambat.

Simpan pikiranmu, untuk dirimu sendiri.
dan aku akan menyimpan pikiranku;
Dalam sebuah lagu atau puisi.



Mark.
Fragmen ini kutulis di Garut, 16 April 2022, dan kutulis kembali di Bandung, 23 September 2025 untuk mengingatkan diriku, bahwa mimpi dan kenyataan mungkin tak pernah benar-benar bertemu, tapi keduanya bisa berdamai dalam potongan kecil bernama tulisan.

*Bumi 23, 2025

Ditulis di bawah langit malam, Aya🌙





Fragmen #01 — selesai.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Awal Tahun, Sunyi, dan Keputusan untuk Bertumbuh

Kapal yang Tak Pernah Berlabuh