Pada Waktunya, Semua Akan Terjawab

Malam selalu punya caranya sendiri untuk membuat kita jujur dengan perasaan.

Malam selalu membawa ruang untuk merenung. Dalam heningnya, kita sering mempertanyakan banyak hal: kenapa harus menunggu begitu lama, kenapa harus jatuh berulang kali, kenapa harus berjalan sendirian di jalan yang terasa begitu sunyi.

Jawaban dari semua kenapa itu kadang hanya berupa kapan. Dan malam kembali mengingatkan. bahwa tidak semua hal harus segera terjawab sekarang. Ada waktunya, ada jalannya.

Meski kata sabar terdengar melelahkan, justru di situlah kita sedang ditempa. 
Malam menjadi saksi bisu bahwa doa-doa yang kita bisikkan tak pernah sia-sia.

Percayalah, suatu saat nanti, semua luka akan menemukan obatnya, semua lelah akan mendapatkan gantinya, dan semua yang terasa tak masuk akal hari ini, akan memiliki alasan yang indah.

Dan ketika pagi tiba, kita akan menyadari; bahwa malam bukan hanya tentang gelap, tetapi juga tentang janji: bahwa semua akan terbayar pada waktunya.



Aku menulis ini untuk diriku sendiri - dan mungkin juga untukmu yang kebetulan singgah.

*Bumi 24,  2025

Ditulis di bawah langit malam, Aya🌙




Fragmen #03 — selesai.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Separuh Detik Sebelum Jatuh

Tentang Awal Tahun, Sunyi, dan Keputusan untuk Bertumbuh

Kapal yang Tak Pernah Berlabuh